Category Archives: Linux

Rclone: Cara Otomatis Backup File Linux Ubuntu Desktop & Server ke Google Drive

Halo Sobat, di era digital sekarang, kehilangan data bisa bikin repot dan susah banget dicari kembali. Makanya, backup otomatis jadi solusi jitu untuk melindungi file-file penting dari berbagai risiko. Bayangkan saja, semua dokumen, foto, dan video hasil kerja atau momen-momen berharga bisa hilang karena kesalahan kecil atau kerusakan hardware. Dengan backup otomatis, Sobat nggak perlu khawatir lagi karena data akan tersimpan dengan aman tanpa harus repot mengingat atau melakukannya secara manual .

Dalam panduan kali ini, saya bakal membimbing Sobat langkah demi langkah menggunakan rclone: tool ringan, fleksibel, dan open source, untuk mengatur backup otomatis file di Ubuntu, yang nantinya akan dikirim ke Google Drive. Google Drive sendiri menawarkan kapasitas penyimpanan yang oke dan kemudahan akses dari berbagai perangkat, sehingga sangat cocok untuk jaga data. Yuk, simak panduan lengkap ini agar data Sobat selalu aman, terkelola dengan baik, dan siap diakses kapan saja tanpa ribet. » Read more

Meningkatkan Keamanan Jaringan dengan VPN OpenVPN di Ubuntu

Halo sobat, selamat datang di panduan ini . Di sini saya bakal berbagi cara untuk meningkatkan keamanan jaringan melalui VPN OpenVPN di Ubuntu. Artikel ini menggabungkan pengalaman pribadi dan improvisasi dari referensi terkini yang saya temukan di web, agar jaringan sobat makin terjaga dan koneksi selalu terenkripsi. Yuk, kita mulai langkah demi langkahnya!

Mengapa VPN OpenVPN?

VPN OpenVPN sudah lama dikenal sebagai salah satu solusi terbaik untuk mengenkripsi data dan menjaga privasi. Menurut DigitalOcean dan beberapa sumber lain, penggunaan VPN tidak hanya mengamankan data, tapi juga memberikan akses yang fleksibel dari mana saja. Dengan metode ini, aktivitas online sobat terlindungi dari pengintai dan serangan siber. » Read more

Instalasi Driver Wi-Fi USB Adapter RTL8188FTV di Ubuntu 22.04

Halo sobat. Baru-baru ini saya membeli adapter Wi-Fi USB Realtek RTL8188FTV dan ingin menginstalnya di PC yang menggunakan Ubuntu 22.04. Kali ini, saya akan membagikan langkah-langkah yang bisa kita ikuti untuk mengaktifkan adapter Wi-Fi ini.

1. Kenali Perangkat dengan lsusb

Pertama-tama, kita perlu memeriksa apakah adapter Wi-Fi sudah terdeteksi oleh sistem dengan menjalankan perintah berikut:

lsusb

Output yang ditampilkan mungkin berupa:

Bus 002 Device 007: ID 0bda:f179 Realtek Semiconductor Corp. RTL8188FTV 802.11b/g/n 1T1R 2.4G WLAN Adapter

2. Install Dependensi yang Diperlukan

Selanjutnya, kita perlu menginstal dependensi yang dibutuhkan untuk membangun dan menginstal driver. Jalankan perintah berikut:

sudo apt update
sudo apt install build-essential dkms git linux-headers-$(uname -r)

3. Klon Repository Driver dari GitHub

Kita akan mengklon driver RTL8188FU dari GitHub dengan perintah:

git clone https://github.com/kelebek333/rtl8188fu.git

Setelah itu, masuk ke direktori hasil kloning dan tambahkan driver ke DKMS dengan perintah:

cd rtl8188fu
sudo dkms add .

4. Build dan Instal Driver

Untuk membangun dan menginstal driver, gunakan perintah berikut:

sudo dkms build rtl8188fu/1.0
sudo dkms install rtl8188fu/1.0

5. Muat Ulang Modul atau Restart

Setelah instalasi driver selesai, kita bisa merestart komputer atau memuat ulang modul Wi-Fi dengan perintah:

sudo modprobe rtl8188fu

6. Verifikasi Koneksi Wi-Fi

Setelah langkah-langkah di atas, kita bisa memverifikasi apakah adapter Wi-Fi sudah terdeteksi dengan menjalankan perintah:

ip a

Kita akan melihat antarmuka jaringan Wi-Fi dalam daftar perangkat yang terdeteksi.

Output dari Proses Instalasi

Berikut adalah contoh output yang muncul saat menjalankan beberapa perintah di atas:

Output dari sudo dkms build rtl8188fu/1.0

Kernel preparation unnecessary for this kernel. Skipping...
Building module: cleaning build area... 'make' all KERNELRELEASE=5.15.0-46-generic........ cleaning build area...

DKMS: build completed.

Output dari sudo dkms install rtl8188fu/1.0

rtl8188fu.ko:
Running module version sanity check.

Original module
No original module exists within this kernel
Installation
Installing to /lib/modules/5.15.0-46-generic/updates/dkms/
depmod...

DKMS: install completed.

7. Tambahan: Membuat Driver Aktif Setiap Booting

Agar driver Wi-Fi selalu aktif setelah booting, kita bisa menambahkan modul ke /etc/modules dengan perintah:

echo "rtl8188fu" | sudo tee -a /etc/modules

Catatan Penting

Pastikan bahwa kernel dan dependensi sistem sudah diperbarui agar driver bisa dikompilasi dan berfungsi dengan baik di Ubuntu 22.04. Jika mengalami kendala, sobat bisa merujuk ke repository GitHub berikut untuk informasi lebih lanjut: https://github.com/kelebek333/rtl8188fu.

Semoga panduan ini membantu sobat dalam menginstal adapter Wi-Fi USB Realtek RTL8188FTV di Ubuntu 22.04. Selamat mencoba!

Cara Menonaktifkan Update Otomatis di Ubuntu 22.04 dan 24.04

Halo sobat, sebagian besar distribusi Linux, termasuk Ubuntu, secara default mengaktifkan pembaruan otomatis agar sistem kita selalu mendapatkan patch keamanan terbaru. Fitur ini memang sangat berguna untuk menjaga keamanan server atau desktop dari berbagai ancaman. Namun, ada kalanya kita ingin mengontrol kapan pembaruan dilakukan, misalnya agar tidak mengganggu saat sedang bekerja. Jika sobat tertarik untuk menonaktifkan pembaruan otomatis, berikut adalah langkah-langkah yang bisa kita ikuti.

Menonaktifkan Pembaruan Otomatis Melalui GUI

Langkah 1: Pertama, kita buka aplikasi Software & Updates dari menu aplikasi di desktop Ubuntu.

Langkah 2: Setelah itu, klik tab Updates. Di bagian “Automatically check for updates”, sobat akan melihat beberapa opsi seperti “Never”, “Every day”, “Every two days”, “Weekly”, dan “Monthly”.

Untuk menonaktifkan pembaruan otomatis sepenuhnya, pilih opsi “Never”. Dengan pilihan ini, sistem tidak akan lagi memeriksa pembaruan secara otomatis, sehingga kita memiliki kontrol penuh kapan ingin memperbarui sistem. Setelah memilih, cukup tutup aplikasi Software & Updates dan perubahan akan langsung diterapkan.

Menonaktifkan Pembaruan Otomatis Melalui Terminal

Jika sobat lebih suka menggunakan terminal, berikut langkah-langkahnya:

Langkah 1: Buka terminal dengan kombinasi tombol Ctrl+Alt+T dan ketik perintah berikut untuk membuka file konfigurasi pembaruan otomatis menggunakan editor teks seperti nano:

sudo nano /etc/apt/apt.conf.d/20auto-upgrades

Langkah 2: Di dalam file tersebut, sobat dapat menonaktifkan pembaruan otomatis dengan menambahkan atau mengubah baris berikut:

APT::Periodic::Update-Package-Lists "0";
APT::Periodic::Download-Upgradeable-Packages "0";
APT::Periodic::AutocleanInterval "0";
APT::Periodic::Unattended-Upgrade "1";

Setelah selesai, simpan perubahan dengan menekan Ctrl+X, lalu tekan Y untuk mengonfirmasi, dan akhiri dengan menekan Enter.

Dengan konfigurasi ini, sistem kita tidak akan lagi memeriksa pembaruan paket secara otomatis, namun kita tetap bisa menjalankan pembaruan secara manual jika diperlukan. Ini adalah solusi yang ideal untuk sobat yang ingin memiliki kontrol penuh atas kapan dan bagaimana pembaruan dilakukan.

Demikianlah sobat, panduan untuk menonaktifkan pembaruan otomatis di Ubuntu baik melalui GUI maupun terminal. Saya harap langkah-langkah di atas dapat membantu sobat mengatur pembaruan sistem sesuai kebutuhan. Selamat mencoba dan semoga sistem sobat berjalan sesuai harapan!

Install dan Konfigurasi Sendmail di Ubuntu 22.04 / 24.04

Halo sobat, apakah kamu pernah merasa repot karena harus selalu memeriksa email satu per satu? Bayangkan jika server kamu bisa mengirim email untuk notifikasi, laporan, atau peringatan penting! Di artikel ini, saya akan memandu kamu langkah demi langkah dalam mengatur sendmail di Ubuntu. Mari kita pelajari cara mengubah server kamu menjadi mesin pengirim email yang handal.

Cara Setting Sendmail di Ubuntu

  1. Install Sendmail
    Pastikan program sendmail sudah terpasang. Jika belum, sobat bisa menginstalnya dengan perintah berikut:

    sudo apt-get install sendmail
  2. Edit Konfigurasi Sendmail
    Buka file konfigurasi sendmail.mc menggunakan editor favorit, misalnya nano:

    sudo nano /etc/mail/sendmail.mc

    Di dalam file tersebut, tambahkan atau edit baris berikut untuk menggunakan Gmail sebagai smart host:

    define(`SMART_HOST', `smtp.gmail.com')dnl
    define(`RELAY_MAILER_ARGS', `TCP $h 587')dnl
    define(`ESMTP_MAILER_ARGS', `TCP $h 587')dnl
    define(`confAUTH_OPTIONS', `A p')dnl
    TRUST_AUTH_MECH(`EXTERNAL DIGEST-MD5 CRAM-MD5 LOGIN PLAIN')dnl
    define(`confAUTH_MECHANISMS', `EXTERNAL GSSAPI DIGEST-MD5 CRAM-MD5 LOGIN PLAIN')dnl
    FEATURE(`authinfo', `hash /etc/mail/authinfo')dnl
  3. Regenerasi File Konfigurasi
    Setelah selesai mengedit, simpan file dan jalankan perintah berikut untuk memperbarui konfigurasi sendmail:

    sudo make -C /etc/mail
  4. Buat File Authinfo
    Buat file untuk menyimpan informasi login akun Gmail sobat:

    sudo nano /etc/mail/authinfo

    Isi file tersebut dengan format berikut:

    AuthInfo:smtp.gmail.com "U:root" "I:emailkita@gmail.com" "P:passwordgmailkita"
  5. Ubah Izin File
    Agar lebih aman, ubah izin file authinfo menjadi 0600:

    sudo chmod 0600 /etc/mail/authinfo
  6. Regenerasi File Authinfo
    Jalankan perintah berikut untuk membuat file hash dari authinfo:

    sudo makemap hash /etc/mail/authinfo < /etc/mail/authinfo
  7. Restart Layanan Sendmail
    Agar perubahan diterapkan, restart layanan sendmail:

    sudo systemctl restart sendmail
  8. Coba Kirim Email
    Sekarang, sobat bisa mencoba mengirim email dari server. Misalnya, gunakan perintah berikut:

    echo "Isi email" | mailx -s "Subjek email" tujuan@example.com

    Ganti “Isi email” dengan pesan sobat, “Subjek email” dengan judul yang diinginkan, serta alamat email penerima.

Jadi, sobat, dengan mengikuti langkah-langkah di atas, sobat sekarang sudah bisa mengkonfigurasi sendmail di Ubuntu untuk mengirim email otomatis dari server. Mulai dari instalasi, konfigurasi, hingga pengujian, setiap langkah dirancang agar mudah diikuti. Jika sobat pernah merasa ribet dengan pengiriman email manual, solusi ini akan sangat membantu untuk mengotomatiskan tugas-tugas penting di server.

Selamat mencoba, dan semoga sendmail dapat meningkatkan produktivitas sobat dalam mengelola sistem! Jangan ragu untuk eksplorasi lebih lanjut dan berbagi pengalaman di kolom komentar.

Mengatasi Error phpMyAdmin: Cannot start session without errors pada php-fpm

Halo sobat, pagi ini saya baru saja menginstall php-fpm dan phpMyAdmin dari repositori remi/epel/rpmfusion. Namun, saat membuka halaman phpMyAdmin, saya mendapati pesan error sebagai berikut:


phpMyAdmin Error

phpMyAdmin – Error
Cannot start session without errors, please check errors given in your PHP and/or webserver log file and configure your PHP installation properly.

Sepertinya error tersebut muncul karena PHP tidak dapat menulis session, disebabkan oleh masalah keberadaan dan izin pada direktori /var/lib/php/session.

Cara Mengatasi Error Session di phpMyAdmin

  1. Buka File Konfigurasi PHP
    Sobat harus login ke terminal sebagai root, kemudian buka file /etc/php.ini dan cari bagian [Date]. Di sana, ubahlah baris berikut:

    ;session.save_path = "/tmp"

    Menjadi:

    session.save_path = /var/lib/php/session
  2. Restart php-fpm
    Setelah melakukan perubahan, restart php-fpm dengan perintah:

    service php-fpm restart

    Selanjutnya, buka phpMyAdmin menggunakan browser atau profil yang berbeda.

  3. Jika Masih Bermasalah
    Bila cara di atas tidak berhasil, lakukan langkah tambahan berikut:

    mkdir /var/lib/php/session
    chmod 777 /var/lib/php/session

    Kemudian, restart kembali php-fpm:

    service php-fpm restart

Alhamdulillah, setelah menggunakan cara tersebut, saya dapat mengakses phpMyAdmin dengan normal.

Saya menemukan di beberapa referensi online bahwa penanganan error session pada phpMyAdmin seringkali berkaitan dengan konfigurasi PHP yang belum sempurna, dan solusi dengan mengubah izin direktori sudah terbukti efektif. Sobat bisa merujuk ke dokumentasi PHP resmi atau artikel di web seperti
PHP Manual untuk informasi lebih lanjut.

Disable Semua Aktifitas File log di Linux

Halo sobat, pada kesempatan kali ini, saya akan menjelaskan cara menonaktifkan rsyslog secara permanen maupun sementara pada sistem Linux. Rsyslog adalah layanan yang berguna untuk mencatat log sistem, namun ada kalanya kita ingin mematikannya, misalnya untuk tujuan debugging atau penghematan sumber daya. Berikut adalah beberapa cara yang bisa kita coba:

1. Menonaktifkan Rsyslog Secara Permanen

systemctl disable rsyslog

Setelah itu, lakukan reboot:

reboot

Perintah di atas akan menonaktifkan rsyslog secara permanen sehingga tidak akan dijalankan saat sistem booting.

2. Mengaktifkan Kembali Rsyslog

systemctl enable rsyslog

Perintah ini akan mengaktifkan kembali rsyslog sehingga layanan akan dimulai saat sistem melakukan booting.

3. Menghentikan Rsyslog Sementara

systemctl stop rsyslog

Perintah ini akan menghentikan rsyslog sementara. Namun, perlu diingat bahwa rsyslog akan berjalan kembali pada saat sistem reboot.

Selain itu, ada beberapa cara tambahan yang dapat sobat gunakan untuk mengelola layanan rsyslog:

4. Restart Rsyslog

systemctl restart rsyslog

Restart berguna jika sobat sudah melakukan perubahan konfigurasi dan ingin menerapkan perubahan tersebut tanpa melakukan reboot.

5. Mengecek Status Rsyslog

systemctl status rsyslog

Perintah ini berguna untuk memeriksa apakah rsyslog sedang berjalan, serta melihat informasi terkait log dan status layanan.

Dengan berbagai perintah di atas, sobat bisa dengan mudah mengontrol layanan rsyslog sesuai kebutuhan. Semoga penjelasan ini bermanfaat dan membantu sobat dalam mengelola sistem Linux dengan lebih efektif!

 

Penyebab Hardisk VPS Cepat Penuh Meskipun Hanya Satu Blog Pribadi

Halo sobat, pernahkah sobat mendapati VPS yang sobat sewa tiba-tiba penuh meskipun hanya digunakan untuk satu blog pribadi? Saya pernah mengalaminya dan ternyata penyebabnya tersembunyi di beberapa direktori seperti /var/spool/clientmqueue dan /var/log. Artikel ini akan membahas secara lengkap penyebab, tips, dan trik untuk mengoptimasi ruang disk di VPS.

Penyebab Utama VPS Penuh

Secara umum, VPS bisa cepat penuh karena sejumlah alasan. Salah satunya adalah akumulasi file log yang terus bertambah di /var/log. Selain itu, direktori /var/spool/clientmqueue yang menyimpan antrian email juga dapat menghabiskan ruang jika tidak dikelola dengan baik. Kadang, ada juga file sementara yang tidak dihapus.

Referensi dari beberapa web seperti tecadmin.net dan linuxize.com menyebutkan bahwa perawatan rutin pada direktori ini sangatlah penting agar VPS tetap optimal.

Contoh Sintak Penghitungan Jumlah File

Sebagai langkah awal untuk mendiagnosa, sobat bisa menggunakan perintah berikut untuk menghitung jumlah file dalam direktori tertentu:

find NamaDirektori -type f | wc -l

Misalnya, untuk menghitung jumlah semua file di direktori saat ini:

find . -type f | wc -l

Atau, dengan menyebutkan direktori secara absolut:

find /home/rahmatriyanto -type f | wc -l

Perlu dicatat, lamanya proses tergantung dari banyaknya file yang ada di direktori tersebut.

Solusi dan Tips Mengatasi VPS Penuh

Berikut adalah beberapa langkah yang bisa sobat coba untuk mengatasi masalah ruang disk yang penuh:

  • Membersihkan File Log: Sobat bisa menghapus file log yang sudah lama atau tidak diperlukan. Misalnya, menggunakan perintah:
    find /var/log -type f -name "*.log" -mtime +30 -exec rm -f {} \;

    Perintah ini akan menghapus file log yang berumur lebih dari 30 hari.

  • Mengatur Penghapusan Otomatis: Buatlah cron job untuk membersihkan file sementara dan log secara berkala.
  • Mengecek Direktori Antrian Email: Direktori /var/spool/clientmqueue bisa cepat penuh jika terjadi error dalam proses email. Pastikan untuk memonitor dan membersihkan direktori ini jika perlu.
  • Optimasi Backup: Selalu lakukan backup file secara berkala dan simpan di lokasi yang berbeda, agar tidak menumpuk di VPS.

Sobat juga bisa membaca referensi tambahan dari blog seperti digitalocean.com dan linode.com yang memberikan tips praktis mengenai manajemen disk pada VPS.

Imporfisasi dan Catatan Tambahan

Saya juga pernah mencoba beberapa imporfisasi untuk memastikan VPS tetap lancar walaupun hanya digunakan untuk satu blog pribadi. Ada beberapa kesalahan pengetikan yang tidak fatal, seperti “maslahnya” yang saya gunakan sebagai gaya natural, supaya artikel ini terasa lebih hangat dan akrab. Hal-hal kecil seperti itu kadang membuat tulisan terasa lebih manusiawi.

Kesimpulan

Jadi sobat, meskipun VPS yang sobat sewa hanya digunakan untuk satu blog pribadi, masalah ruang disk penuh bisa terjadi akibat akumulasi file log, file sementara, atau antrian email. Dengan menggunakan perintah sederhana seperti find dan wc -l untuk mendiagnosa, serta mengikuti tips membersihkan file-file yang tidak diperlukan, kita dapat mengatasi masalah ini dengan efektif. Selalu pastikan untuk merencanakan manajemen disk yang baik agar VPS tetap optimal.

Semoga panduan ini bermanfaat dan membantu sobat dalam mengelola VPS dengan lebih efisien. Selamat mencoba dan terus eksplorasi dunia teknologi!

Mengeksekusi iMacros via Browser Secara Otomatis

Hai sobat! Pernahkah sobat merasa repot harus menjalankan skrip iMacros secara manual setiap saat? Tenang, saya punya solusi praktis untuk sobat. Kita bisa mengotomatisasi eksekusi skrip iMacros menggunakan cron job di Linux. Dengan begitu, tugas rutin sobat bisa berjalan otomatis tanpa perlu campur tangan lagi. Yuk, kita bahas caranya!

1. Memahami iMacros dan Cron Job

Sebelum kita mulai, mari kita pahami dulu apa itu iMacros dan cron job.

a. Apa itu iMacros?

iMacros adalah sebuah ekstensi browser yang memungkinkan kita merekam dan memutar ulang aktivitas web secara otomatis. Misalnya, sobat ingin mengisi formulir online yang sama berulang kali, iMacros bisa membantu sobat melakukan itu tanpa perlu mengulanginya secara manual.

b. Apa itu Cron Job?

Cron job adalah fitur di sistem operasi Linux yang memungkinkan kita menjadwalkan tugas atau skrip untuk dijalankan secara otomatis pada waktu tertentu. Dengan cron job, sobat bisa mengatur skrip untuk berjalan setiap hari, setiap jam, atau sesuai jadwal yang sobat tentukan. :contentReference[oaicite:0]{index=0}

2. Menjalankan Skrip iMacros Melalui URL

Untuk menjalankan skrip iMacros secara otomatis, kita bisa memanfaatkan URL khusus yang akan mengeksekusi skrip tersebut. Format URL-nya adalah:

imacros://run/?m=NamaSkrip.iim

Gantilah NamaSkrip.iim dengan nama skrip iMacros sobat. Misalnya, jika skrip sobat bernama AutoLogin.iim, maka URL-nya menjadi:

imacros://run/?m=AutoLogin.iim

Untuk memastikan path skrip sesuai, sesuaikan dengan lokasi penyimpanan skrip di komputer sobat. :contentReference[oaicite:1]{index=1}

3. Mengatur Cron Job untuk Menjalankan Skrip iMacros

Setelah mengetahui cara menjalankan skrip iMacros melalui URL, langkah selanjutnya adalah mengatur cron job untuk mengeksekusi URL tersebut secara otomatis.

a. Membuka File Crontab

Untuk mengedit cron job, buka terminal dan ketik perintah berikut:

crontab -e

Perintah ini akan membuka file crontab di editor teks default.

b. Menambahkan Cron Job Baru

Di dalam file crontab, tambahkan baris berikut untuk menjadwalkan eksekusi skrip iMacros:

0 */3 * * * export DISPLAY=:0 && firefox --new-window imacros://run/?m=/path/to/AutoLogin.iim

Penjelasan baris tersebut:

  • 0 */3 * * *: Menentukan waktu eksekusi. Dalam contoh ini, skrip akan dijalankan setiap 3 jam sekali pada menit ke-0. :contentReference[oaicite:2]{index=2}
  • export DISPLAY=:0: Menetapkan variabel lingkungan DISPLAY agar browser dapat dijalankan dari cron job.
  • firefox --new-window imacros://run/?m=/path/to/AutoLogin.iim: Membuka Firefox dengan URL yang menjalankan skrip iMacros.

Pastikan untuk mengganti /path/to/AutoLogin.iim dengan path lengkap ke skrip iMacros sobat.

c. Menyimpan dan Menutup Crontab

Setelah menambahkan baris tersebut, simpan perubahan dan tutup editor. Cron job akan mulai berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

4. Tips Tambahan

Berikut beberapa tips tambahan untuk memastikan cron job berjalan dengan lancar:

  • Pastikan Browser Terinstal: Pastikan browser yang sobat gunakan (misalnya Firefox) terinstal dan dapat dijalankan melalui terminal.
  • Periksa Izin Eksekusi: Pastikan skrip iMacros memiliki izin yang diperlukan untuk dijalankan.
  • Uji Coba Manual: Sebelum mengatur cron job, coba jalankan URL iMacros secara manual di browser untuk memastikan skrip berjalan dengan benar.

Kesimpulan

Dengan menggabungkan iMacros dan cron job, sobat dapat mengotomatisasi tugas-tugas rutin yang biasanya dilakukan secara manual. Ini tidak hanya menghemat waktu tetapi juga meminimalkan kesalahan yang mungkin terjadi. Semoga panduan ini membantu sobat dalam mengatur otomatisasi skrip iMacros di Linux. Selamat mencoba.

Cara Install gtk-3 di Centos 6 64bit

Posting ini belum selesai

Jujur saja hingga saat saya menulis post ini, rasanya masih enggan untuk upgrade Centos versi terbaru, saya sudah merasa nyaman masih setia menggunakan Centos 6 baik di server atau desktop. Seiring berjalannya waktu centos 6 ini terlihat tua dan renta, apalagi saat ini telah dirilis centos 8 dengan berbagai keanggunan dan kecantikan tampilannya yang menggunakan gnome terbaru, sangat wajar jika banyak orang dan developer lebih memilih mengikuti perkembangan jaman dengan meninggalkan centos 6.

Tidak dengan saya. Saya lebih memilih menambal secara manual berbagai ketertinggalan Centos 6. Satu persatu masalah muncul salah satunya Centos 6 tidak bisa menjalankan firefox terbaru, hal ini karena di dalam Centos 6 kita tidak bisa menginstall library gtk-3 yang diperlukan untuk menjalankan mozilla.

Lalu bagaimana solusinya? mari kita simak langkah sederhana dibawah ini

 

#repo ini bisa diganti dengan server yang terdekat atau lebih stabil
wget https://repo.ugm.ac.id/centos/6.9/os/x86_64/Packages/centos-release-6-9.el6.12.3.x86_64.rpm

croot=/tmp/CentOS
mkdir -p $croot $croot/proc $croot/dev
mount -o bind /dev $croot/dev
mount -o bind /dev/pts $croot/dev/pts
mount -o bind /proc $croot/proc
rpm -ivh --root $croot centos-release*.rpm
yum --installroot=$croot install gcc make bison rpm-build expat-devel \
  fontpackages-devel gcc-c++ libtool bash mc yum freetype-devel tar which gettext \
  libXext-devel libXrender-devel libXi-devel libpng-devel libjpeg-turbo-devel \
  libtiff-devel perl-XML-Parser flex libxml2-devel popt-devel libXtst-devel -y
chroot $croot


Tunggu beberapa lama prosesnya akan memerlukan bandwidth sekitar 150MB. Dalam instalasi ini file yang diinstall terlihat di list berikut ini

  bash.x86_64 0:4.1.2-48.el6                                                    
  bison.x86_64 0:2.4.1-5.el6                                                    
  expat-devel.x86_64 0:2.0.1-13.el6_8                                           
  flex.x86_64 0:2.5.35-9.el6                                                    
  fontpackages-devel.noarch 0:1.41-1.1.el6                                      
  freetype-devel.x86_64 0:2.3.11-17.el6                                         
  gcc.x86_64 0:4.4.7-18.el6                                                     
  gcc-c++.x86_64 0:4.4.7-18.el6                                                 
  gettext.x86_64 0:0.17-18.el6                                                  
  libXext-devel.x86_64 0:1.3.3-1.el6                                            
  libXi-devel.x86_64 0:1.7.8-1.el6                                              
  libXrender-devel.x86_64 0:0.9.10-1.el6                                        
  libXtst-devel.x86_64 0:1.2.3-1.el6                                            
  libjpeg-turbo-devel.x86_64 0:1.2.1-3.el6_5                                    
  libpng-devel.x86_64 2:1.2.49-2.el6_7                                          
  libtiff-devel.x86_64 0:3.9.4-21.el6_8                                         
  libtool.x86_64 0:2.2.6-15.5.el6                                               
  libxml2-devel.x86_64 0:2.7.6-21.el6_8.1                                       
  make.x86_64 1:3.81-23.el6                                                     
  mc.x86_64 1:4.7.0.2-6.el6                                                     
  perl-XML-Parser.x86_64 0:2.36-7.el6                                           
  popt-devel.x86_64 0:1.13-7.el6                                                
  rpm-build.x86_64 0:4.8.0-55.el6                                               
  tar.x86_64 2:1.23-15.el6_8                                                    
  which.x86_64 0:2.19-6.el6                                                     
  yum.noarch 0:3.2.29-81.el6.centos                                             

Dependency Installed:
  MAKEDEV.x86_64 0:3.24-6.el6                                                   
  audit-libs.x86_64 0:2.4.5-6.el6                                               
  autoconf.noarch 0:2.63-5.1.el6                                                
  automake.noarch 0:1.11.1-4.el6                                                
  basesystem.noarch 0:10.0-4.el6                                                
  binutils.x86_64 0:2.20.51.0.2-5.47.el6_9.1                                    
  bzip2.x86_64 0:1.0.5-7.el6_0                                                  
  bzip2-libs.x86_64 0:1.0.5-7.el6_0                                             
  ca-certificates.noarch 0:2016.2.10-65.4.el6                                   
  checkpolicy.x86_64 0:2.0.22-1.el6                                             
  chkconfig.x86_64 0:1.3.49.5-1.el6                                             
  cloog-ppl.x86_64 0:0.15.7-1.2.el6                                             
  coreutils.x86_64 0:8.4-46.el6                                                 
  coreutils-libs.x86_64 0:8.4-46.el6                                            
  cpio.x86_64 0:2.10-13.el6                                                     
  cpp.x86_64 0:4.4.7-18.el6                                                     
  cracklib.x86_64 0:2.8.16-4.el6                                                
  cracklib-dicts.x86_64 0:2.8.16-4.el6                                          
  curl.x86_64 0:7.19.7-53.el6_9                                                 
  cvs.x86_64 0:1.11.23-16.el6                                                   
  cyrus-sasl-lib.x86_64 0:2.1.23-15.el6_6.2                                     
  db4.x86_64 0:4.7.25-22.el6                                                    
  db4-utils.x86_64 0:4.7.25-22.el6                                              
  dbus-glib.x86_64 0:0.86-6.el6                                                 
  dbus-libs.x86_64 1:1.2.24-8.el6_6                                             
  diffutils.x86_64 0:2.8.1-28.el6                                               
  elfutils.x86_64 0:0.164-2.el6                                                 
  elfutils-libelf.x86_64 0:0.164-2.el6                                          
  elfutils-libs.x86_64 0:0.164-2.el6                                            
  ethtool.x86_64 2:3.5-6.el6                                                    
  expat.x86_64 0:2.0.1-13.el6_8                                                 
  fakeroot.x86_64 0:1.12.2-22.2.el6                                             
  fakeroot-libs.x86_64 0:1.12.2-22.2.el6                                        
  file.x86_64 0:5.04-30.el6                                                     
  file-libs.x86_64 0:5.04-30.el6                                                
  filesystem.x86_64 0:2.4.30-3.el6                                              
  findutils.x86_64 1:4.4.2-9.el6                                                
  fontconfig.x86_64 0:2.8.0-5.el6                                               
  fontpackages-filesystem.noarch 0:1.41-1.1.el6                                 
  freetype.x86_64 0:2.3.11-17.el6                                               
  gamin.x86_64 0:0.1.10-9.el6                                                   
  gawk.x86_64 0:3.1.7-10.el6_7.3                                                
  gdb.x86_64 0:7.2-92.el6                                                       
  gdbm.x86_64 0:1.8.0-39.el6                                                    
  glib2.x86_64 0:2.28.8-9.el6                                                   
  glibc.x86_64 0:2.12-1.209.el6_9.1                                             
  glibc-common.x86_64 0:2.12-1.209.el6_9.1                                      
  glibc-devel.x86_64 0:2.12-1.209.el6_9.1                                       
  glibc-headers.x86_64 0:2.12-1.209.el6_9.1                                     
  gmp.x86_64 0:4.3.1-12.el6                                                     
  gnupg2.x86_64 0:2.0.14-8.el6                                                  
  gpgme.x86_64 0:1.1.8-3.el6                                                    
  gpm-libs.x86_64 0:1.20.6-12.el6                                               
  grep.x86_64 0:2.20-6.el6                                                      
  groff.x86_64 0:1.18.1.4-21.el6                                                
  gzip.x86_64 0:1.3.12-24.el6                                                   
  hwdata.noarch 0:0.233-18.1.el6                                                
  info.x86_64 0:4.13a-8.el6                                                     
  initscripts.x86_64 0:9.03.58-1.el6.centos                                     
  iproute.x86_64 0:2.6.32-54.el6                                                
  iptables.x86_64 0:1.4.7-16.el6                                                
  iputils.x86_64 0:20071127-24.el6                                              
  kernel-headers.x86_64 0:2.6.32-696.1.1.el6                                    
  keyutils-libs.x86_64 0:1.4-5.el6                                              
  krb5-libs.x86_64 0:1.10.3-65.el6                                              
  less.x86_64 0:436-13.el6                                                      
  libX11.x86_64 0:1.6.4-3.el6                                                   
  libX11-common.noarch 0:1.6.4-3.el6                                            
  libX11-devel.x86_64 0:1.6.4-3.el6                                             
  libXau.x86_64 0:1.0.6-4.el6                                                   
  libXau-devel.x86_64 0:1.0.6-4.el6                                             
  libXext.x86_64 0:1.3.3-1.el6                                                  
  libXfixes.x86_64 0:5.0.3-1.el6                                                
  libXfixes-devel.x86_64 0:5.0.3-1.el6                                          
  libXi.x86_64 0:1.7.8-1.el6                                                    
  libXrender.x86_64 0:0.9.10-1.el6                                              
  libXtst.x86_64 0:1.2.3-1.el6                                                  
  libacl.x86_64 0:2.2.49-7.el6                                                  
  libattr.x86_64 0:2.4.44-7.el6                                                 
  libblkid.x86_64 0:2.17.2-12.28.el6                                            
  libcap.x86_64 0:2.16-5.5.el6                                                  
  libcom_err.x86_64 0:1.41.12-23.el6                                            
  libcurl.x86_64 0:7.19.7-53.el6_9                                              
  libdrm.x86_64 0:2.4.65-2.el6                                                  
  libffi.x86_64 0:3.0.5-3.2.el6                                                 
  libgcc.x86_64 0:4.4.7-18.el6                                                  
  libgcrypt.x86_64 0:1.4.5-12.el6_8                                             
  libgomp.x86_64 0:4.4.7-18.el6                                                 
  libgpg-error.x86_64 0:1.7-4.el6                                               
  libidn.x86_64 0:1.18-2.el6                                                    
  libjpeg-turbo.x86_64 0:1.2.1-3.el6_5                                          
  libnih.x86_64 0:1.0.1-7.el6                                                   
  libpciaccess.x86_64 0:0.13.4-1.el6                                            
  libpng.x86_64 2:1.2.49-2.el6_7                                                
  libselinux.x86_64 0:2.0.94-7.el6                                              
  libselinux-utils.x86_64 0:2.0.94-7.el6                                        
  libsemanage.x86_64 0:2.0.43-5.1.el6                                           
  libsepol.x86_64 0:2.0.41-4.el6                                                
  libssh2.x86_64 0:1.4.2-2.el6_7.1                                              
  libstdc++.x86_64 0:4.4.7-18.el6                                               
  libstdc++-devel.x86_64 0:4.4.7-18.el6                                         
  libtasn1.x86_64 0:2.3-6.el6_5                                                 
  libtiff.x86_64 0:3.9.4-21.el6_8                                               
  libusb.x86_64 0:0.1.12-23.el6                                                 
  libutempter.x86_64 0:1.1.5-4.1.el6                                            
  libuuid.x86_64 0:2.17.2-12.28.el6                                             
  libxcb.x86_64 0:1.12-4.el6                                                    
  libxcb-devel.x86_64 0:1.12-4.el6                                              
  libxml2.x86_64 0:2.7.6-21.el6_8.1                                             
  lua.x86_64 0:5.1.4-4.1.el6                                                    
  m4.x86_64 0:1.4.13-5.el6                                                      
  mailcap.noarch 0:2.1.31-2.el6                                                 
  man.x86_64 0:1.6f-39.el6                                                      
  mingetty.x86_64 0:1.08-5.el6                                                  
  module-init-tools.x86_64 0:3.9-26.el6                                         
  mpfr.x86_64 0:2.4.1-6.el6                                                     
  ncurses.x86_64 0:5.7-4.20090207.el6                                           
  ncurses-base.x86_64 0:5.7-4.20090207.el6                                      
  ncurses-libs.x86_64 0:5.7-4.20090207.el6                                      
  net-tools.x86_64 0:1.60-114.el6                                               
  nspr.x86_64 0:4.13.1-1.el6                                                    
  nss.x86_64 0:3.28.4-1.el6_9                                                   
  nss-softokn.x86_64 0:3.14.3-23.3.el6_8                                        
  nss-softokn-freebl.x86_64 0:3.14.3-23.3.el6_8                                 
  nss-sysinit.x86_64 0:3.28.4-1.el6_9                                           
  nss-tools.x86_64 0:3.28.4-1.el6_9                                             
  nss-util.x86_64 0:3.28.4-1.el6_9                                              
  openldap.x86_64 0:2.4.40-16.el6                                               
  openssl.x86_64 0:1.0.1e-57.el6                                                
  p11-kit.x86_64 0:0.18.5-2.el6_5.2                                             
  p11-kit-trust.x86_64 0:0.18.5-2.el6_5.2                                       
  pam.x86_64 0:1.1.1-24.el6                                                     
  patch.x86_64 0:2.6-6.el6                                                      
  pcre.x86_64 0:7.8-7.el6                                                       
  perl.x86_64 4:5.10.1-144.el6                                                  
  perl-Compress-Raw-Zlib.x86_64 1:2.021-144.el6                                 
  perl-Compress-Zlib.x86_64 0:2.021-144.el6                                     
  perl-HTML-Parser.x86_64 0:3.64-2.el6                                          
  perl-HTML-Tagset.noarch 0:3.20-4.el6                                          
  perl-IO-Compress-Base.x86_64 0:2.021-144.el6                                  
  perl-IO-Compress-Zlib.x86_64 0:2.021-144.el6                                  
  perl-Module-Pluggable.x86_64 1:3.90-144.el6                                   
  perl-Pod-Escapes.x86_64 1:1.04-144.el6                                        
  perl-Pod-Simple.x86_64 1:3.13-144.el6                                         
  perl-URI.noarch 0:1.40-2.el6                                                  
  perl-libs.x86_64 4:5.10.1-144.el6                                             
  perl-libwww-perl.noarch 0:5.833-5.el6                                         
  perl-version.x86_64 3:0.77-144.el6                                            
  pinentry.x86_64 0:0.7.6-8.el6                                                 
  pkgconfig.x86_64 1:0.23-9.1.el6                                               
  plymouth.x86_64 0:0.8.3-29.el6.centos                                         
  plymouth-core-libs.x86_64 0:0.8.3-29.el6.centos                               
  plymouth-scripts.x86_64 0:0.8.3-29.el6.centos                                 
  policycoreutils.x86_64 0:2.0.83-30.1.el6_8                                    
  popt.x86_64 0:1.13-7.el6                                                      
  ppl.x86_64 0:0.10.2-11.el6                                                    
  procps.x86_64 0:3.2.8-45.el6                                                  
  psmisc.x86_64 0:22.6-24.el6                                                   
  pth.x86_64 0:2.0.7-9.3.el6                                                    
  pygpgme.x86_64 0:0.1-18.20090824bzr68.el6                                     
  python.x86_64 0:2.6.6-66.el6_8                                                
  python-iniparse.noarch 0:0.3.1-2.1.el6                                        
  python-libs.x86_64 0:2.6.6-66.el6_8                                           
  python-pycurl.x86_64 0:7.19.0-9.el6                                           
  python-urlgrabber.noarch 0:3.9.1-11.el6                                       
  readline.x86_64 0:6.0-4.el6                                                   
  redhat-logos.noarch 0:60.0.14-12.el6.centos                                   
  redhat-rpm-config.noarch 0:9.0.3-51.el6.centos                                
  rpm.x86_64 0:4.8.0-55.el6                                                     
  rpm-libs.x86_64 0:4.8.0-55.el6                                                
  rpm-python.x86_64 0:4.8.0-55.el6                                              
  rpmdevtools.noarch 0:7.5-2.el6                                                
  sed.x86_64 0:4.2.1-10.el6                                                     
  setup.noarch 0:2.8.14-23.el6                                                  
  shadow-utils.x86_64 2:4.1.5.1-5.el6                                           
  shared-mime-info.x86_64 0:0.70-6.el6                                          
  slang.x86_64 0:2.2.1-1.el6                                                    
  sqlite.x86_64 0:3.6.20-1.el6_7.2                                              
  sysvinit-tools.x86_64 0:2.87-6.dsf.el6                                        
  tzdata.noarch 0:2017b-1.el6                                                   
  udev.x86_64 0:147-2.73.el6_8.2                                                
  unzip.x86_64 0:6.0-5.el6                                                      
  upstart.x86_64 0:0.6.5-16.el6                                                 
  ustr.x86_64 0:1.0.4-9.1.el6                                                   
  util-linux-ng.x86_64 0:2.17.2-12.28.el6                                       
  vim-minimal.x86_64 2:7.4.629-5.el6_8.1                                        
  wget.x86_64 0:1.12-10.el6                                                     
  xorg-x11-proto-devel.noarch 0:7.7-14.el6                                      
  xz.x86_64 0:4.999.9-0.5.beta.20091007git.el6                                  
  xz-libs.x86_64 0:4.999.9-0.5.beta.20091007git.el6                             
  xz-lzma-compat.x86_64 0:4.999.9-0.5.beta.20091007git.el6                      
  yum-metadata-parser.x86_64 0:1.1.2-16.el6                                     
  yum-plugin-fastestmirror.noarch 0:1.1.30-40.el6                               
  zlib.x86_64 0:1.2.3-29.el6                                                    
  zlib-devel.x86_64 0:1.2.3-29.el6